Breeding

mengenal Istilah Captive Breed (CB),Wild Caught (WC),Captive Farmer (CF)

Hi sobat Amphibians, pada kesempatan ini saya akan menjelaskan apa itu istilah Wild Caught (WC), Captive Farmer (CF) maupun apa itu Captive Breed (CB).

Wild Caught atau (WC) adalah hewan liar yang di tangkap baik secara liar maupun memiliki ijin dari alam atau dari hutan secara langsung.

Captive Famer (CF) adalah Pembiakan atau penangkaran hewan di negara asalnya. Misalnya sobat berhasil mengembang biakan Katak Mutiara di Indonesia maka sobat amfibi sudah berhasil membuat turunan CF (Captive Farmer)

Captive Breed (CB) adalah pembiakan atau penangkaran hewan liar di negara bukan asalnya. COntoh Pembiakan poison dart frog di Indonesia dan sebagainya. Karena Poison dart frog bukan berasal dari Indonesia, namun berhasil di biakan atau lahir di penangkaran di Indonesia.

Setelah kita mengerti dari beberapa pengertian di atas, mari kita bahas lebih mendalam dari masing2 istilah-istilah tersebut.

Wild Caught (Tangkapan dari alam)

Walaupun cenderung murah di pasaran, tangkapan dari Alam (wild caught) sama sekali tidak di rekomendasikan karena mengandung beberapa hal negatif sebagai berikut

  1. Semua tangkapan alam berpotensi memiliki atau sebagai pembawa (carrier) parasit, bakteri maupun virus. Sehingga sobat amfibi sebaiknya terlebih dahulu melakukan deworm (pemberian obat cacing khusus untuk amfibi) dan tidak mencampurkan mereka dengan amfibi yang sehat. Misalnya dengan cara memisahkannya di dalam enclosure karantina atau tempat sementara terlebih dahulu guna observasi lebih lanjut.
  2. Semua WC rata-rata tidak berumur panjang (short life span), mengapa karena tangkapan alam biasanya sulit beradaptasi dengan keadaan baru di captivity maupun di enclosure rumahan.
  3. WC sangat rentan terhadap tekanan, stress yang membuat mereka menjadi sangat agresif, selalu berusaha mencari cara untuk kabur dari enclosure, yang akhirnya membuat mereka tidak memperdulikan makanan mereka walaupun sudah kita berikan di dalam enclosure.
  4. Perburuan liar sangat mengancam populasi amfibi di habitatnya. semakin marak perburuan maka tingkat populasi species tertentu akan menurun.
  5. Beberapa species beracun (poisonous) akan menjadi sangat berbahaya jika masih baru di tangkap dari alam. Racun pada amfibi tertentu tidak hilang dengan mudah dan menetap dalam hitungan bulan. Sehingga dapat membahayakan si pemelihara. Pengetahuan yang minim akan mengakibatkan malapetaka dan tentu saja hal-hal seperti ini harus kita hindari.

Captive Farmer (CF)

Captive Farmer (CF) adalah penangkaran amfibi lokal yang bisa di jadikan opsi sobat amfibi menemukan amfibi untuk di pelihara di rumah. Amfibi CF adalah amfibi lokal yang lahir di penangkaran, memilih opsi CF memiliki beberapa point positif di bawah ini

  1. Long life Span, umur dari CF akan lebih tinggi daripada WC. Hal ini di karenakan beberapa faktor yang di bahas pada bagian ini.
  2. Kesehatan lebih terjamin. Dunia Anura melakukan captive farmer dengan konsep high sterilisation, dimana captivity menggunakan material-material yang sudah di sterilkan terlebih dahulu. Penggunaan material seperti kayu,tanaman,substrat sudah mengalami proses sterilisasi yang matang sehingga kami memastikan tingkat kesehatan amfibi di CF akan lebih tinggi jauh daripada WC.
  3. Jika teman-teman hendak mengembang-biakan amfibi, maka indukan yang di dapat dari CF baik F2 maupun F3 dst akan membantu teman-teman mengetahui kesiapan indukan karena breeder CF pasti mengetahui dengan pasti umur dari amfibi mereka.
  4. Pemeliharan akan lebih mudah karena kalian biasa meminta breeder CF informasi-informasi penting seperti Suhu,kelembapan, tingkat cahaya, dll. Breeder wajib meng-informasikan sheet care kepada calon keeper.
  5. Bebas dari racun, tentu saja lahir di captivity membuat amfibi yang awalnya beracun menjadi tidak beracun. Hampir semua amfibi yang di kategorikan beracun, bukan memproduksi racun tersebut di dalam dirinya. Amfibi-amfibi tersebut memperoleh racun dari berbagai serangga beracun yang mereka dapat di habitat asli mereka. Sebagai contoh, Poison dart frog memakan jenis semut yang beracun sehingga mereka mengembangkan racun di dalam tubuh mereka.
  6. Lahir di CF membuat Amfibi tidak mudah stress ketika di adopsi keeper baru mereka dan di masukan di dalam enclosure terbatas. Ketika mereka lahir, mereka sudah terbiasa melihat manusia, mendengar aktivitas yang lumayan bising serta hidup pada area terbatas seperti enclosure kaca.
  7. Mudah dalam penentuan pemberian pakan. Keeper dengan mudah mengetahui informasi diet terbaik dari katak yang hendak dia pelihara, dengan bertanya kepada breeder. Di mulai dari jenis pakan,durasi pakan, dan pemberian vitamin maupun dosis-dosis obat-obatan atau deworm.
  8. Kelestarian jenis yang sudah di CF sekiranya mengurangi tingkat presentasi kepunahan mereka di alam akibat pemburuan liar.

Captive Breed

Seperti yang sudah di jelaskan pada bagian pertama, CB atau Captive Breed adalah pembiakan amfibi di luar negara asalnya. Salah satu contoh terdekat adalah Poison dart frog. Untuk kelebihan dari CB kurang lebih sama dengan CF. Keuntungan spesifiknya adalah keeper memiliki kesempatan untuk memelihara amfibi-amfibi impor yang tentu saja menjadi suatu kebanggaan serta kepuasan sendiri bagi keeper tertentu.

Wild Caught (WC) Captive Farmer (CF) Captive Breed (CB), perlu untuk di ketahui oleh penghobi karena memiliki pengaruh yang besar terhadap kelangsungan hidup katak itu sendiri baik di alam maupun di penangkaran.

Dunia Anura sudah melaksanakan captive breeding pada beberapa jenis katak di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button