Tree Frogs

dumpy tree frog

Litoria caerulea sering di kenal dengan nama “Dumpy tree frog” atau “Katak pesek”. Ada juga yang menyebutnya sebagai katak hijau (green tree frog). Di sebut katak pesek karena memang hidung dari katak ini hampir rata dan terkesan hidung pesek. Disebut dumpy frog, karena lipatan-lipatan lemak yang terdapat di bagian leher tubuh mereka. Katak lucu ini tersebar di daerah Australia dan papua nugini yang akhirnya di temukan juga di daerah pulau Irian (papua) sehingga katak ini di anggap katak lokal dari Indonesia.

Litoria caerulea merupakan katak yang sangat kuat dan mampu bertahan di daerah-daerah extreem (Australia termasuk panas), sering di temukan di daerah-daerah rawa-rawa,sungai-sungai bahkan katak ini menjadi katak umum “common frog” yang tak jarang memasuki pemukiman manusia. Katak dumpy di anggap mature “dewasa” setelah berumur kurang lebih dua tahun.

Perkembang biakan (breeding)

Dumpy tree frog Betina dapat mengeluarkan telur dengan jumlah yang sangat besar (150-300), dan membutuhkan waktu 2 sampai 3 hari untuk menetas menjadi berudu yang kemudian akan menjadi seekor katak setelah 2-3 minggu.

Lifespan

Katak ini dapat hidup sehat hingga kurang lebih 8 sda 16 tahun jika hidup maksimal di captivity. Pemberian pakan yang teratur akan membuat katak lucu ini hidup sehat dan panjang umur.

Morfologi

Sebagai penghobi saya mengklasifikasi Katak ini sebagai katak dengan ukuran besar, Ukuran katak kira-kira 7 sampai 11,5 cm,(Badger 1995). Dan pada dumpy tree frog betina biasanya sedikit lebih besar dari jantan. 

Dumpy tree frog Behavior

Mereka sering sebut katak pohon, menurut saya tidak lah demikian. Karena katak ini sering juga di temui di bagian-bagian dasar enclosure. Jadi penggolongan semi arboreal menurut saya tidak berlebihan. Aktif pada siang maupun malam, walau lebih saat lampu enclosure mati. Karena itu saya pribadi menggolongkan katak ini adalah katak Nokturnal. Katak ini dapat di pelihara berkelompok dan sangat sosial pada sesama jenisnya (Communal) .

dumpy tree frog

Sexing

Mudah sekali untuk menentukan jenis kelamin katak ini. Pada betina, ukuran tubuh akan lebih besar dari jantan dan tenggorokan betina biasanya berawarna putih. Mudah bukan ?

Adopsi dumpy tree frog

Katak dumpy tree frog sudah di pelihara selama bertahun-tahun oleh manusia dan tergolong katak yang sangat populer sehingga tergolong sebagai pets. Katak ini mudah makan dan minim stress membuat mereka menjadi pilihan yang lucu untuk di pelihara. Menurut IUCN mereka masih tergolong aman di habitat asli. Walau demikian, Dunia anura menyarankan untuk membeli dari para peternak jangan dari alam. Baca perbedaan CB dan WC disini. Jika teman-teman hendak mengadopsi katak lucu ini, silahkan menghubungi kami atau klik disini untuk adopsi langsung.

Calling

Zico Ekel

Zico merupakan penghobi katak yang telah berhasil mengembangkan banyak jenis katak lokal maupun impor di penangkaran.

6 Komentar

  1. Halo ka, saya pemula & baru aja memelihara dumpy tree frog sepasang. Saya mau tanya beberapa hal:
    1. Apakah klo mereka ganti kulit, kulit mereka akan cenderung berubah warna jd coklat? Soalnya yg jantan dari bbrapa hari terakhir warna kulitnya coklat sempat bbrapa kali hijau sih tp lebih sering cenderung coklat, saya kira stress trs saya perhatikan kulitnya kyk mulai terkelupas2 gitu. Apakah emang seperti itu ka? Dan apakah ada perawatan khususnya?
    2. Kpn musim kawin dumpy tree frog?
    3. Terakhir, klo seandainya mereka kawin & nnti jadi kecebong gitu ka, cara rawat kecebongnya gmn ya? Ada pakan tertentu gitu gak? Apakah harus dipisahkan ke kandang baru atau ttap jadi satu dengan yg dewasa?
    Terima kasih sebelumnya ka & mohon pencerahannya krn masih awam.

    1. 1.Penyiraman berapa kali ? warna kulit menjadi coklat gelap ?
      2.Musim kawin biasanya pada musim hujan – 1 tahun sekali atau max 2 kali (ini bisa kita ciptakan sendiri di penangkaran)
      3.Sebaiknya Tadpoles di pisah untuk perawatan yang lebih baik. Untuk makanan bisa menggunakan pelet ikan.

    2. hallo kak, Bantu jawab dari hasil baca bbrp artikel yah, kebetulan baru melihata juga. Dulu jaman sekolah sempet melihara sih
      1. Memang begitu, biarkan saja. Kasih makan yg rutin 2 hari sekali, dengan ganti airnya maximal 2 hari sekali juga. Boleh sesekali jemur dimatahari pagi hari selama 15mnt
      2. Musim kawin pada musim hujan, november-januari
      3. Utj yg sdh jadi cebong, saya jg belum tau nih.. kita tunggu yg lain jawab yah

      Salam dari penghobi, Jaksel

      1. Terima kasih masukannya, salam kenal… sedikit menambahkan, pemberian makan 2 kali sehari mungkin bisa di lakukan jika tidak pada di pelihara di kandang bioactive yang banyak ornamen … atau di coba utk hand feed … CMIW ..

Back to top button